Tampilkan postingan dengan label Features. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Features. Tampilkan semua postingan

30 Okt 2014

4 Tempat Paling Misterius di Dunia

NewsDesa.Com - Di dunia ini ada banyak tempat wisata dengan pemandangan yang indah. Tapi tahukan kamu, masih ada beberapa tempat yang tidak bisa di jamah oleh manusia, meskipun masih di dalam planet bumi. Selain itu ada juga binatang-binatang yang misterius yang tidak bisa di temukan oleh orang sebelumnya. Berikut ini 4 tempat misterius yang ada di bumi ini, seperti dilansir dari news.com.au, Rabu, 20/10/2014.

Sima Humpbolot, Venezuela



Tempat ini memiliki sebuah lubang misterius yang belum pernah dijamah orang karena lubang tersebut dianggap sebagi tempat mistis. Kabarnya, di dalam lubang tersebut memiliki banyak tanaman yang belum pernah di jumpai oleh manusia. Lubang Sima Martel terletak di pegunungan terpencil di Venezuela.

East Scotia Ridge, Ocean Southern

The albino octopus is among a teeming community of life on the East Scotia Ridge sea floor. Source: AFP
Tempat ini terletak di bawah Samudra Selatan di antara Antartika dan ujung Amerika Selatan. Tempat ini pertama kalinya dieksplorasi oleh robot pada tahun 2010. EAST SCOTIA RIDGE memiliki suhu yang sangat panas hingga 382C. Kabarnya ada banyak spesies yang aneh seperti gurita albino, binatang laut tujuh cabang dan yeti lobster.

Son Doong Cave, Vietnam

Son Doong Cave, Vietnam ((news.com.au)
SON Doong CAVE merupakan gua terbesar di dunia yang terletak di hutan lebat Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang. Kabarnya tempat ini memiliki cuaca, hutan dan sungai sendiri.

LAKE Vostok, Antartika

 Lake Vostok, Antartika (news.com.au)
Tempat ini memiliki salah satu goa terbesar di dunia. Di sini memiliki danau Ontario yang sangat dalam. Danau tersebut telah tertutup es selama lima juta tahun lalu.

Apa Aja Lagu Metal Pak Jokowi?

NewsDesa.Com - Presiden Joko Widodo di kenal sebagai penikmat musik Rock, selain tu juga mengkoleksi kaos-kaos band favoritnya, saking cintanya terhadap musik Rock hampir di setiap perjalanan menggunakan mobil selalu di temani musik rock favoritnya. 

Terkadang Pak Jokowi juga datang di konser-konser musik untuk menonton band idola nya langsung, jikalau waktunya memungkinkan. seperti tahun 2011 ia datang di konser Linkin Park, Konser GNR Jakarta tahun 2012, Lamb Of God di singapura bahkan dia juga datang di acara festival seperti Rock IN Solo tanpa di kawal saat menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Disadur dari uzone.id (30/10/2014) 

Berikut 6 Grup Band Favorit Jokowi:

Black Sabbath

Black Sabbath merupakan band rock dari Inggris ini didirikan oleh Ozzy Osbourne (vokalis), Tony Iommi (gitaris), Geezer Butler (bass) dan Bill Ward (drum). Kelompok musik yang lirik lagunya bertemakan isu-isu sosial dan politik dibentuk di Birmingham tahun 1968. Black Sabbath merupakan salah satu Heavy Metal band paling berpengaruh di dunia.

Queen

Queen merupakan band rock asal Inggris yang berjaya pada era 70-an. Bahkan sampai sekarang Queen masih terkenal dengan lagu-lagunya seperti, ‘We Are the Champions’, ‘Bohemian Rhapsody’ dan ‘We Will Rock You’. Terbentuk dengan empat anggota John Deacon, Brian May, Freddie Mercury dan Roger Taylor, sejak awal, personil Queen tidak pernah mengalami pergantian. Band ini sudah mengeluarkan 19 album dari tahun 1973 sampai dengan tahun 2004.

Deep Purple

Deep Purple adalah kelompok hard rock musik asal Inggris yang dianggap sebagai salah satu pelopor musik heavy metal bersama dengan Led Zeppelin dan Black Sabbath. Band itu beranggotakan Rod Evans (gitar), Ritchie Blackmore (gitar), Jon Lord (keyboards), Nick Simper (bass), dan Ian Paice (drums). Mereka telah mengeluarkan sebanyak 16 album dalam jangka tahun 1968 hingga tahun 2006.

Megadeth

Megadeth merupakan grup thrash metal dari California, Amerika Serikat (AS), yang beranggotakan Dave Mustaine (vokal,gitar), Chris Broderick (gitar), David Ellefson (bass), Shawn Drover (drums). Band tersebut memiliki maskot bernama Vic Rattlehead, yaitu kera manusia yang memakai daster, merokok filter, dan memakai headset yang artinya ‘See no evil’, ‘hear no evil’, ‘speak no evil’. Megadeth dibentuk sejak tahun 1983.

Led Zeppelin 

Led Zeppelin adalah band rock dari Inggris yang dibentuk tahun 1968 dan terdiri dari Jimmy Page (gitaris), Robert Plant (vokalis utama, harmonika), John Paul Jones (bas, keyboards, mandolin), dan John Bonham (drum). Kelompok musik itu dianggap sebagai salah satu band heavy metal yang pertama karena menonjolkan suara gitar yang keras dan berat. Telah menelurkan 12 album dari tahun 1969 sampai dengan tahun 2003.

Lamb of God

Lamb of God merupakan band beraliran Groove Metal yang dibentuk pada tahun 1994 di Richmond, Virginia, dengan nama awal ‘Burn the Priest’. Band ini dianggap sebagai pemimpin ‘New Wave of American Heavy Metal’. Tahun 2007, masuk dalam nominasi Grammy Award untuk kategori ‘Best Metal Performance’. Lamb of God beranggotakan 5 orang, yaitu D. Randall ‘Randy’ Blythe (Vokalis), Mark ‘Duane’ Morton (Gitaris), Willie Adler (Rhythm), John Campbell (Bass), dan Chris Adler (Drum).


Malala, Gadis Pakistan Pejuang Hak Edukasi



NewsDesa.Com - Malala Yousafzai, seorang gadis Pakistan kelahiran 1997 adalah sosok fenomenal yang belakangan menjadi sorotan media internasional. Penerima Nobel Perdamaian 2014 ini berani memperjuangkan hak perempuan untuk memperoleh pendidikan di tengah lingkungan yang dipenuhi dengan ekstrimis yang melarang perempuan untuk bersekolah. Bahkan setelah hamper terbunuh dalam sebuah percobaan pembunuhan, Malala bangkit dan kembali memperjuangkan hak kaum wanita di negaranya, dilansir dari uzone.id (20/10/2014)


Buku ini menceritakan tentang kisah hidup Malala. Perjalanan hidupnya, cinta dan kasih saying dari kedua orang tuanya, hingga keberaniannya dalam melawan Taliban – fundamentalis yang melarang wanita untuk memperoleh pendidikan dituangkan dalam buku setebal 240 halaman ini. Melalui buku ini, kamu bisa mendapat banyak inspirasi tentang bagaimana seseorang dengan keimanan dan kepercayaan yang kuat dapat memperjuangkan hak nya. Malala juga bercerita tentang bagaimana kehidupannya sebelum keberadaan Taliban, bagaimana kehidupannya berubah, dan bagaimana dia berjuang hingga akhirnya ditembak pada bagian kepala ketika pulang sekolah dan mampu selamat dari penembakan itu.

Biografi ini ditulis sendiri oleh Malala dengan dibantu oleh co-writer Patricia McCormick. Bisa dibilang, buku dengan judul internasional I Am Malala: How One Girl Stood Up For Education and Changed the World ini merupakan sebuah memoar perjalanan hidup seorang Malala Yousafzai dari perjuangannya di Pakistan hingga kini tinggal di Inggris bersama keluarganya. So, buku yang menawarkan segudang inspirasi ini sangat sayang untuk kamu lewatkan ! 

11 Des 2013

Nelson Mandela dan Shaikh Mathura ( Yusril Ihza Mahendra )

Ilustrasi
Saya ingin mengenang tentang Nelson Mandela yang telah wafat. 

Saya tidak ingat persis tahun berapa. Waktu itu saya sudah di Sekretariat Negara. Mensesnegnya almarhum Pak Moerdiono. Nelson Mandela baru saja dibebaskan dari penjara regim apartheid Afrika Selatan. 

Beliau berkunjung ke Jakarta. Pemerintah RI sangat menghormati Mandela dan mendukung perjuangannya menghapus apartheid di Afrika Selatan. Dia datang untuk minta dukungan dalam posisinya sebagai Ketua African National Congress (ANC), sebuah partai politik di Afrika Selatan. Namun Presiden Suharto menerimanya Mandela seperti dia layaknya menerima seorang kepala pemerintahan. Mandela diterima dengan perlakuan yang sama terhadap Yasser Arafat, Ketua Fatah, Harakat alTtahrīr al-Watanī al-Filastīnī, organisasi pejuang kemerdekaan Palestina.

Dalam pembicaraan dengan Presiden Suharto, Mandela bukan hanya minta dukungan politik, tetapi juga dukungan finansial untuk perjuangannya. Saya ingat waktu itu, Pak Harto membantu uang tunai USD 250 ribu kepada Mandela. Bantuan itu diserahkan pribadi kepada pribadi Mandela. Saya ingat Pak Moediono katakan waktu itu, “Gimana ya caranya kita mau bantu. Pemerintah kan tidak bisa kasih uang ke partai di negara lain!”

Saya ingat peristiwa itu mirip ketika Perdana Menteri Natsir menerima Ben Bella, pejuang Aljazair yang datang ke Jakarta tahun 1950. Ben Bella juga meminta dukungan politik dan finansial. Pemerintah RI memberikan emas beberapa kilogram kepada Ben Bella. Itu cerita Mohammad Natsir kepada saya. Pak Natsir bilang, beliau beli emas di Jalan Kenanga, Senen, untuk diberikan kepada Ben Bella.

Suatu hari saya pergi ke Afrika Selatan sebagai Menteri Kehakiman RI. Saya menghadiri Konvensi PBB di sana. Saya bertemu Mandela, Yasser Arafat dan Fidel Castro di Johannesburg. Mandela mengatakan kepada saya tentang sebuah kuburan di Robin Island, tempat dia pernah dipenjarakan, yang menjadi misteri baginya.

Dalam sebuah kesempatan di kunjungan kedua saya ke Afsel, saya menyempatkan diri datang ke Robin Island di lepas pantai Capetown di Pulau Robin. Di sana  rupanya ada sebuah penjara yang berdiri sejak Belanda menguasai Afrika Selatan abad 16. Di Pulau Robin itulah Mandela dipenjara selama 29 tahun oleh regim apartheid.

Begitu saya mendarat di pulau Robin, persis di depan gerbang penjara ada sebuah kuburan yang dikeramatkan oleh kaum Muslimin di sana. Saya pun datang ke kuburan keramat yang ada mushollanya itu untuk sholat ashar. Beberapa jemaah tertarik melihat saya datang ke kuburan itu, yang banyak sekali asap dupanya.

Seorang jemaah bertanya pada saya apakah saya orang Indonesia. Saya jawab, “Ya!” Dia mengatakan bahwa dia keturunan Melayu. Orang itu mengatakan bahwa ketika Mandela dibebaskan dari penjara, dia mampir ke kuburan keramat itu. Mandela berkata, “Apalah artinya saya dipenjara di pulau ini selama 29 tahun, dibanding orang ini, sambil menunjuk ke kubur keramat itu!”

“Orang ini!” kata Mandela, “saya tidak tahu dari mana asalnya. Nampaknya dia seorang pejuang di negerinya sehingga dia begitu dihormati.” 

“Orang ini,” kata Mandela, “dipenjarakan penjajah sampai dia mati di pulau ini. Dia tak pernah pulang ke negerinya.”

Saya tertegun mendengar cerita orang itu, dan saya pun masuk ke makam keramat itu setelah solat di mushollanya. Di dinding makam itu ada tulisan berbagai bahasa. Saya baca tulisan berbahasa Inggris. Tulisannya mengatakan “The grave of Shaikh Mathura, the first man who reading the Holy Qur’an in South Africa.” Saya pun bertanya, “Siapa itu Shaikh Mathura?”. Orang itu menjawab, “Nampaknya dia berasal dari negara Anda, sama seperti Syeikh Yusuf.”

Saya akhirnya membaca beberapa literatur di Capetown dan akhirnya tahu bahwa Shaikh Mathura adalah Cakraningrat IV (1718-1746) dari Bangkalan, Madura. Dia seorang pangeran di Madura yang melawan Belanda, lalu ditangkap dan dibuang ke Afrika Selatan sampai akhir hayatnya. Barulah saya sadar bahwa orang yang kuburannya dikeramatkan orang di Pulau Robin adalah Cakraningrat IV dari Madura.

Ketika saya jadi Mensesneg saya perintahkan Sekertaris Militer Kepresidenan untuk berkoordinasi menelaah riwayat perjuangan Cakraningrat IV. Saya katakan, “Kalau cukup alasan, maka Presiden seyogianya memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Cakraningrat IV”.

Kalau Syekh Yusuf al-Makassari sudah diberi gelar Pahlawan Nasional oleh Pak Harto. Saya pernah dua kali ziarahi makam Syeikh Yusuf di kota yang namanya Makassar di Afrika Selatan. Namun sampai saya diberhentikan sebagai Mensesneg, kajian sejarah perjuangan Cakraningrat IV belum selesai. Misalnya soal keberadaan makam Cakraningrat IV yang ternyata ditemukan juga di makam raja-raja Bangkalan di komplek makan Aer Mata, Arosbaya, Bangkalan. 

Keturunan Pangeran Cakraningrat IV bahkan punya versi tersendiri soal keberadaan makam Cakraningrat IV. Menurut riwayat yang ada, jenazahnya diambil dari Afrika Selatan dan dimakamkan kembali permakaman Aer Mata atas permintaan salah satu putranya yakni Pangeran Setyoadiningrat.

Sampai sekarang, Cakraningrat IV belum diberi status sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden kita.

Penulis: Yusril Ihza Mahendra 

Sumber: aktual.co

5 Des 2013

Sosok Nelson Mandela biografinya dicari di mana-mana

NewsDesa>Com - Kehidupan Nelson Mandela adalah tanpa diragukan lagi salah satu yang menarik. Sedikit orang dalam sejarah telah melakukan begitu banyak atas nama kesetaraan, mkebebasan dan perdamaian. Hampir setiap bangsa di dunia yang tertarik dalam biografi Nelson Mandela. Sosok Nelson Mandela biografi dicari di mana-mana. Ini adalah orang yang melampaui semua bahasa. 

Biografinya ada hampir di mana-mana dan dalam setiap bahasa. Dia, seorang pria yang kuat dan damai. Berikut kisah Nelson Mandela mulai? yang kami kutip dari website www.nelsonmandela.com


Nelson lahir di desa kecil Mvezo, di wilayah Transkien Afrika Selatan, Nelson Mandela bio dimulai pada tanggal 18 Juli 1918. Dia tidak lahir dengan nama Nelson, tetapi dengan nama Afrika nya Rolihlahla, yang secara harfiah berarti - menarik cabang pohon, atau di dalamnya sehari-hari rasa 'pembuat onar' ( Sepertinya Rohlihlahla Nelson Mandela pasti hidup sampai namanya yang diberikan, tetapi dalam cara terbaik) .


Tidak ada sejarah Nelson Mandela akan lengkap tanpa mengetahui siapa orang tuanya. Ayahnya adalah Henry Mgadla Mandela. Mgadla adalah salah satu anggota dewan utama kepala bertindak suku Thembu. Nama Mandela sendiri berasal dari salah satu di kerajaan di suku Thembu di sisi Nelson kakek. Karena posisi neneknya meskipun, bahwa cabang dari keluarga tidak mampu untuk berhasil takhta. Ibunya Nonqaphi Nosekeni. Dia adalah istri ketiga Mgadla itu. (Menariknya Nelson Mandela yang terkenal juga telah memiliki tiga istri).


Ayah Rohlihlahla meninggal ketika anak berusia sembilan tahun ( TBC ). The Mandela biografi berlanjut dengan Mandela muda yang datang di bawah perwalian Jongintaba Dalindyebo, yang bupati dan pewaris tahta Thembu.


Rohlihlahla Mandela adalah yang pertama dari keluarga ayahnya untuk menerima pendidikan formal. Itu guru sekolahnya Nona Mdingane yang memberinya nama Inggris Nelson .


Nelson Mandela kemudian melanjutkan untuk menyelesaikan Certificate SMP nya dari sekolah Wesleyan dan ke perguruan tinggi di mana dia belajar untuk gelar Bachelor of Arts. Terlibat dalam boikot terhadap kebijakan universitas di Fort Kelinci ia pada dasarnya ditendang keluar dan cerita Nelson Mandela pindah .


Menolak perjodohan dari walinya (bupati Jongintaba ) Manela Rohililaha Nelson melarikan diri ke Johannesburg. Ia menyelesaikan gelar melalui korespondensi dan akhirnya menjadi terlibat dalam ANC (African National Council). Dari sana tampaknya ada tidak ada melihat ke belakang.


Setelah ia menjadi terlibat dalam ANC tidak ada melihat ke belakang dalam kehidupan Nelson Mandela . Mandela dan orang-orang yang bersamanya mengambil banyak tindakan melawan ketidakadilan apartheid. Sebuah sistem di mana warna seseorang diskriminasi begitu benar-benar bertentangan dengan hukum dasar kebebasan tidak terpikirkan ( seperti perbudakan ) dan belum itu kenyataan .


The Nelson Mandela bio berlanjut dengan dia menjadi pemimpin African National Council Umkhonto weSiswe - sayap bersenjata. Mereka mengorganisir protes dan sabotase untuk membawa ke cahaya ketimpangan yang terjadi di seluruh Afrika Selatan. Sementara Mandela telah bekerja keras untuk membawa pemahaman dan perubahan melalui cara-cara damai, sasaran militer dan pemerintah dibom ( selalu dengan tidak berniat kerusakan fisik ) untuk mendapatkan pesan di seberang .


Pada tahun 1962 Nelson Mandela ditangkap dan dikirim ke penjara . Banyak pemimpin ANC lainnya juga ditangkap pada saat ini. Biografi Nelson Mandela memiliki banyak untuk menunjukkan pekerjaan yang dilakukan selama penahanannya. Dia tidak pernah menyerah perjuangan. Dia menulis banyak buku dan tempat utamanya penjara kemudian dikenal sebagai tempat belajar.


Seorang pria perdamaian, kehidupan Nelson Mandela melibatkan hampir 27 tahun penjara. Lagu telah ditulis, dan pujian dinyanyikan. Panggilan untuk kebebasan terdengar di seluruh dunia.


Di bawah Presiden de Klerk , Nelson Mandela akhirnya dibebaskan dari penjara pada tahun 1990. Dia kembali sebagai pemimpin ANC dan berjuang di kebebasan. Seiring dengan deKlerk ia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993 .


Nelson Mandela 1994 terpilih sebagai presiden Afrika Selatan; Sebuah kemenangan bagi kesetaraan dan kemenangan untuk perdamaian . Dunia bergembira karena akhirnya melihat salah seorang datang tepat. Ini tidak berarti bahwa ada jumlah kesetaraan dan perdamaian di Afrika Selatan belum.


Apa itu berarti adalah bahwa satu orang yang teguh dapat membuat perbedaan bagi jutaan. Kisah Nelson Mandela adalah salah satu harapan bagi seluruh umat manusia.

Berikut, Profil Singkat Nelson Mandela

Mandela greets supporters at election rally in 1994. (Walter Dhladhla / AFP - Getty /nbcnews.com
NewsDesa.Com - Nelson Mandela yang merupakan mantan presiden Afrika selatan meninggal dunia hari, Kamis 5 Desember waktu setempat di Johannesburg , Nelson wafat pada usia 95 tahun. Adalah penyakit infeksi paru paru yang dideritanya menjadi penyebab kematian beliau.

“Dia sudah beristirahat dengan tenang sekarang. Bangsa kita telah kehilangan putra terbaiknya. Orang-orang kami telah kehilangan seorang ayah,” ujar Presiden Zacob Zuma seperti dikutip dari CNN, Jumat (6/12/2013).

Demikian bunyi pernyataan resmi dari TV Nasional Afrika selatan, sesaat setelah Nelson dinyatakan wafat.


Untuk Masyarakan Afrika selatan sendiri, Nelson Madela sudah menjadi ikon yang tidak bisa dipisahkan, pemenang hadiah nobel perdamaian tersebut, pernah menjalani kurungan penjara selama 27 tahun dibawah rezin apartheid.


Sejak 2004 yang lalu, Mantan pengacara ini sudah jarang mengikuti kegiatan masyarakat, meskipun saat perhelatan Piala Dunia Afsel 2010, beliaunya pernah menampakan diri.


Kepergiannya tentu meninggalkan duka tersendiri bagi para pengikutnya, kebanyakan orang menyebutnya seorang pahlawan untuk kulit hitam dan putih. Sebab sosok Mandela, negarawan yang begitu dihormati di Afrika Selatan. Terlebih saat masa kepemimpinannya di Afrika Selatan yang menerapkan anti-apartheid–antirasis. Ia menjadi pejuang kemerdekaan lalu menjadi tahanan pemerintah demi mempersatukan bangsa–antara kulit putih dan kulit hitam.


“Saya menghargai cita-cita masyarakat demokrasi dan bebas di mana semua orang hidup berdampingan dalam keselarasan dan memiliki kesempatan yang sama,” kata Madela ketika itu.


“Suatu cita-cita yang saya harap akan tercapai. Tetapi bila diperlukan, saya rela mati demi cita-cita ini,” tegasnya.


Berikut ini sedikit Profil dari Nelson Mandela


Terlahir dari keluarga Kerajaan Thembu dan Suku Xhosa, Mandela yang belajar hukum di Fort Hare University dan University of Witwatersrand terlibat dalam politik anti-kolonial, bergabung dengan ANC, dan menjadi anggota pendiri Liga Pemuda ANC ketika menetap di Johannesburg.


Setelah kaum nasionalis Afrika dari Partai Nasional berkuasa tahun 1948 menerapkan kebijakan apartheid, popularitas Mandela melejit di Defiance Campaign ANC tahun 1952, ia terpilih menjadi Presiden ANC Transvaal, dan menghadiri Congress of the People tahun 1955. Sebagai pengacara, ia berulang kali ditahan karena melakukan aktivitas menghasut dan sebagai ketua ANC sempat diadili di Pengadilan Pengkhianatan pada 1956 sampai 1961, namun akhirnya divonis tidak bersalah.


Pada 1962, ia ditahan dan dituduh melakukan sabotase dan bersekongkol menggulingkan pemerintahan, dan dihukum penjara seumur hidup di Pengadilan Rivonia.


Mandela menjalani masa kurungan 27 tahun, pertama di Pulau Robben, kemudian di Penjara Pollsmoor dan Penjara Victor Verster. Kampanye internasional yang menuntut pembebasannya membuat Mandela dibebaskan tahun 1990. Setelah menjadi Presiden ANC, Mandela menerbitkan otobiografi dan bernegosiasi dengan Presiden F.W. de Klerk untuk menghapuskan apartheid dan melaksanakan pemilu multi-ras tahun 1994 yang kelak dimenangkan ANC. Ia terpilih sebagai Presiden dan membentuk Pemerintahan Persatuan Nasional.


Selaku Presiden, ia menyusun konstitusi baru dan membentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi untuk menyelidiki pelanggaran-pelanggaran HAM sebelumnya. Memperkenalkan kebijakan reformasi lahan, pemberantasan kemiskinan, dan perluasan cakupan layanan kesehatan. Di luar negeri, ia bertindak sebagai mediator antara Libya dan Britania Raya dalam pengadilan pengeboman Pan Am Penerbangan 103 dan mengawasi intervensi militer di Lesotho.


Mandela pun menolak mencalonkan diri untuk kedua kalinya dan digantikan oleh wakilnya, Thabo Mbeki. Ia kemudian menjadi negarawan ulung yang berfokus pada aktivitas amal demi memberantas kemiskinan dan HIV/AIDS melalui Nelson Mandela Foundation.


Kontroversial nyaris sepanjang hayatnya, para kritikus sayap kanan menyebut Mandela teroris dan simpatisan komunis. Meski begitu, ia memperoleh pengakuan internasional atas sikap anti-kolonial dan anti-apartheidnya, menerima lebih dari 250 penghargaan, termasuk Hadiah Perdamaian Nobel 1993, Medali Kebebasan Presiden Amerika Serikat, dan Order of Lenin dari Uni Soviet. Ia sangat dihormati di Afrika Selatan dan lebih dikenal dengan nama klan Xhosa-nya, Madiba atau tata. Nelson Mandela sering dijuluki “bapak bangsa”


“Yang membuat Nelson Mandela agung adalah sejatinya yang membuat dia sebagai manusia. Kita melihat dalam dirinya apa yang kita lihat di dalam diri kita,” tambah Zuma.


Nelson Mandela pernah meraih Nobel Perdamaian pada tahun 1993 dan terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan tahun 1994 sebelum mengundurkan diri setelah lima tahun menjabat. 


Source: aktual

26 Nov 2013

Pak Doe, "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" Sungguhan...

Kompas.com
Bagi Ratih Dwiastuti, Pak Doe adalah sosok guru yang menjadi panutan. Menurut Pak Doe, guru adalah seorang pemimpin yang memimpin dengan karakter.

Demikian pulalah dia. Pak Doe menerapkan pendidikan berkarakter jauh sebelum slogan-slogan karakter ditempelkan di kurikulum. Pak Doe, menurut Ratih, tetap menerapkan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan meski dengan sederhana. 

Aura kepemimpinan dan semangat mendidiknya yang tinggi ditunjukkan dengan menyentuh langsung kehidupan setiap siswanya. Ratih pun melihat bahwa menjadi guru bukan sekadar rencana pelaksanaan pembelajaran, melainkan juga karakter dan kepemimpinan dalam interaksi dengan para siswa.

Berikut catatan Ratih ketika menjadi pengajar muda di SDN 4 Langkahan, Aceh Utara. Ratih menemukan "pahlawan tanpa tanda jasa" sungguhan....

"One of The Avangers Langkahan"

Sosoknya memancarakan kesederhanaan dan wibawa yang elegan. Gaya berbicaranya santun, baik itu berbahasa aceh maupun berbahasa indonesia. Ditakuti atau lebih tepatnya disegani oleh mayoritas siswa di sekolahku. Karenanya beliau dipercaya memegang amanah bagian kesiswaan. Beliau adalah orang pertama yang hingga terminal terdekat menuju kota ketika awal-awal penempatan. Bapak Abdurrahman namanya. Pak Doe adalah panggilan akrabnya sehari-hari. Usianya sudah tidak bisa dibilang muda jika dibandingkan dengan guru lain di sekolahku. Ketika konflik sedang di puncaknya, Pak Doe menjabat sebagai geuchik (kepala desa) selama 6 tahun (1999-2005). Hingga sekarang beliau masih disegani dan dihormati oleh masyarakat. Bahkan geuchik penggantinya kerap kali berkonsultasi dengannya. Beliau sudah mulai mengajar ketika konflik. Pernah suatu kali beliau bercerita mengenai beberapa pengalamannya.

Ketika konflik sangat jarang guru yang mau mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN. Ketika itu Pak Doe memberanikan diri untuk mengajar kedua mata pelajaran tersebut di SMP Negeri 3 Langkahan (saat itu statusnya masih SMP persiapan, belum menjadi SMP negeri). Di tengah-tengah aktivitas mengajarnya, suatu kali beliau pernah disambangi oleh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Beliau ditanya apakah mengajarkan Bahasa Indonesia dan pancasila atau unsur nasionalisme kepada anak didiknya. Kemudian beliau menjawabnya dengan sangat bijak dan sangat benar menurutku.

“Saya tidak mengajarkan nasionalisme. Saya mengajarkan karakter kebangsaan dan bertata negara. Kalaupun nantinya Aceh merdeka, anak-anak kita perlu tahu juga bagaimana caranya bernegara. Begitu juga dengan Bahasa Indonesia. Jangan sampai anak-anak kita hanya tahu ‘bahasa ibu’ saja. Ketika suatu hari ia merantau, maka tidak kesulitan lagi untuk berkomunikasi.”

Masyarakat GAM pun langsung memahami dan tidak terjadi masalah berkepanjangan. Menurutnya kurikulum berkarakter yang saat ini sedang in di Indonesia, sebenarnya sudah diterapkan sejak lama, hanya saja belum ada label ‘kurikulum berkarakter’.

Beliau juga pernah menjelaskan kepadaku tentang arti “pendidikan berkarakter”. Beliau menganalogikan bahwa mengajar tidak berbeda dengan memimpin. Ketika menjadi geuchik, beliau harus memahami karakter masyarakatnya. Begitu juga dengan mengajar. Beliau berusaha memahami karakter setiap siswanya sehingga bisa melakukan pendekatan dengan cara yang sesuai. Ada siswa yang harus ditindak keras, ada siswa yang harus ditindak secara halus. Selama ini para guru dibuat pusing dengan kurikulum yang berubah-ubah dan berlabel ‘berkarakter’. Tanpa ada label pun, Pak Doe sudah menerapkannya. Bahkan tanpa RPP, tanpa peraturan resmi dari pemerintah, beliau sudah menerapkannya.

Soal kreativitas pun tidak diragukan lagi. PAIKEM yang sedang gencar-gencarmya dikampanyekan, beliau pun menerapkannya. Berikut beberapa contoh dari penerapan PAIKEM di kelasnya.

Gambar tersebut merupakan hasil karya siswa di kelasnya untuk mata pelajaran IPA mengenai gaya dan faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan bunyi. Pernah juga beliau meminta siswanya untuk membuat simulasi alat peraga lain namun aku tidak sempat mendokumentasikannya, atnara lain miniatur parasut menggunakan kantong plastik hitam, benang, dan tali. Lagu-lagu pun kerap kali beliau ajarkan kepada anak didiknya.

Semangat mendidiknya tinggi. Beliau pernah pula bercerita mengenai pengalaman mendidiknya. Ketika belum memiliki sepeda motor, beliau mengayuh sepeda sejauh 3 KM di jalan berbatu untuk mengajar. Sehingga jika ada guru yang mengeluhkan jarak sekarang, beliau pun bisa menjawab, karena mayoritas guru sekarang sudah bermotor. Ketika sudah memiliki motor, beliau pernah menyambangi siswa yang tidak mau ikut ujian nasional. Rumah siswa tersebut bukan lagi di desa tempat sekolahku berada. Rumah siswa tersebut sudah pindah ke Aceh Timur (sekitar 30 KM dari rumah beliau). Beliau meyakinkan orang tuanya dan siswanya bahwa dengan mengikuti ujian nasional, itu sudah membuka celah untuk masa depan siswa tersebut dan keluarganya.Setelah beberapa kali dibujuk, akhirnya orang tua siswa menizinkan untuk tinggal sementara di rumah guru yang letaknya satu desa dengan sekolah dan mau mengikuti ujian nasional.

Aku simpulkan bahwa konsep teacher menurut Pak Doe adalah a leader who lead with character. Menerapkan pendidkan berkarakter, PAIKEM, serta memiliki aura kepemimpinan yang baik, membuat dirinya guru ideal di mataku. Beliau bukan PNS yang berpangkat paling tinggi, tetapi beliau selalu bersedia untuk mendidik siswa. Mulai dari mengajar di kelas, pembinaan, hingga mendampingi siswa ketika mengikuti olimpiade. Kualitas guru Indonesia tidak bisa dipukul rata ‘jelek’ atau ‘bagus’. Masih banyak sosok Pak Doe lainnya di negeri ini. Layaknya  para superhero dalam The Avangers, para pahlawan tanpa tanda jasa ini pun tersebar dimana-mana, tanpa terlihat oleh masyarakat umum.

Sumber: Kompas.com